Lima tahun yang lalu, saya merasa terpuruk dalam hidup saya. Pernikahan saya dengan suami semakin lama semakin memburuk. Setiap cekcok, saya dihina, direndahkan, dan dicaci dengan kata-kata kotor. Bahkan, pemukulan menjadi bagian dari rutinitas rumah tangga saya. Rasanya, hidup saya hancur dan tidak ada lagi harapan.
Saya akhirnya memutuskan untuk berpisah. Namun, keputusan itu tidak membuat keadaan saya membaik. Saya merasa malu bertemu dengan siapa pun, termasuk keluarga saya sendiri. Saya menutup diri dari lingkungan sosial dan kehilangan kepercayaan diri. Anak-anak saya pun menjadi korban dari perpisahan yang terjadi. Bertahun-tahun saya memendam derita, hingga penyakit mulai berdatangan. Setiap hari saya merasakan migrain yang tak kunjung reda, saya menjadi pemarah, dan hubungan percintaan saya pun selalu berakhir cepat karena pria-pria itu meninggalkan saya. Bahkan, saya sudah dua kali mendapat peringatan dari kantor karena tidak fokus dalam bekerja.
Suatu hari, saya memutuskan untuk mencari jalan keluar dan menemui Mbak Evi Puspa, seorang hipnoterapis yang saya dengar memiliki teknik yang luar biasa dalam membantu mengatasi masalah psikologis dan emosional. Saya mengikuti beberapa sesi hipnoterapi, dan perubahan yang saya rasakan sangat luar biasa.
Setelah menjalani beberapa kali sesi, saya mulai merasakan kebangkitan dalam diri saya. Semangat saya kembali, dan karir saya pun menanjak karena saya bisa lebih fokus dalam bekerja. Tidak hanya itu, saya mulai berani membuka diri lagi terhadap lingkungan dan menjalin hubungan yang lebih sehat. Migrain yang sebelumnya mengganggu setiap hari akhirnya hilang, tubuh saya menjadi lebih sehat karena saya mulai rutin berolahraga, dan hubungan percintaan saya menjadi lebih stabil dan penuh kebahagiaan.
Anak-anak saya juga mulai merasa bahagia lagi karena saya bisa memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih kepada mereka. Rasanya seperti dilahirkan kembali menjadi orang yang baru dengan kehidupan yang lebih baik.
Saya sangat berterima kasih kepada Mbak Evi Puspa atas bantuan dan terapi yang luar biasa ini. Saya merasa diberi kesempatan kedua untuk hidup lebih baik dan lebih bahagia. Terima kasih banyak, Mbak! Peluk hangat untuk Mbak Evi. (Sumiati, 37 Tahun, Tebet)