Saya seorang pria dewasa yang dulu enggan menikah, meskipun usia saya sudah tergolong “terlambat” untuk membangun rumah tangga. Secara penampilan, saya cukup menarik, bahkan banyak perempuan yang mencoba mendekati saya. Namun, sedikit pun saya tidak tertarik menjalin hubungan romantis.
Teman perempuan saya sebenarnya cukup banyak, dan saya tidak pernah canggung bergaul atau pergi bersama mereka. Tetapi, jika ada yang mulai menunjukkan perhatian khusus, saya langsung menjauh dan menutup diri. Tekanan dari keluarga semakin memperburuk keadaan. Orang tua dan saudara-saudara mendesak saya untuk menikah, bahkan mereka sempat mencoba menjodohkan saya. Namun, ketika bertemu perempuan yang dijodohkan, saya merasa mual dan tidak nyaman. Hanya dalam 15 menit, saya meninggalkannya dengan berbagai alasan.
Padahal, secara finansial, karir saya bagus, dan semua kebutuhan hidup saya terpenuhi. Bahkan, saya bisa menikmati liburan ke luar negeri setahun dua kali. Meski begitu, saya tidak mengerti mengapa saya seperti ini.
Akhirnya, saya memutuskan untuk mencoba hipnoterapi Evi Puspa setelah mendengar banyak ulasan positif. Awalnya, di sesi pertama, saya tidak kooperatif. Namun, Mbak Evi menunjukkan kesabaran luar biasa. Di sesi kedua, saya mulai membuka diri. Dengan teknik hipnoterapi yang luar biasa, Mbak Evi Puspa menemukan penyebab utama masalah saya: trauma cinta monyet saat SMP.
Saat itu, saya diputuskan oleh pacar pertama saya karena tidak bisa memenuhi permintaannya untuk memberikan hadiah tertentu. Lebih buruk lagi, dia mempermalukan saya di depan teman-teman. Meski kejadian itu sudah terlupakan, ternyata emosi kesal dan malu tertanam di alam bawah sadar saya. Dengan teknik khusus, Mbak Evi Puspa membantu saya menetralkan trauma tersebut dan memberikan arahan positif.
Setelah tiga kali terapi, saya mulai merasa berbeda. Saya tidak lagi canggung terhadap perempuan dan mulai membuka hati. Empat bulan setelah terapi, saya berhasil mengungkapkan cinta kepada perempuan yang menjadi tipe ideal saya. Sekarang, dia telah menjadi istri saya, dan kami sedang menantikan anak pertama yang kini sudah berusia empat bulan dalam kandungan.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mbak Evi Puspa atas teknik hipnoterapi yang luar biasa. Tips dari saya bagi teman-teman yang ingin mencoba hipnoterapi: santai, rileks, dan jujurlah mengungkapkan perasaan Anda. Dengan begitu, terapi akan lebih efektif dan memberikan hasil yang maksimal. (IDW, 37 Tahun, Jakarta)